Langsung ke konten utama

SABUK PELINDUNG BUMI

www.deftutorial.com
Apabila tidak ada sabuk Van Allen, ledakan hebat dari energi solar flares yang sering terjadi pada matahari akan menghancurkan semua kehidupan di bumi.

Apa rasanya ketika kita sedang asyik menghubungi seseorang dengan menggunakan ponsel, tiba-tiba terjadi gangguan sinyal. Dongkol, itu sudah pasti. Jika kita sedang berada di ruangan, mungkin kita akan bergegas ke luar agar sinyal kuat kembali. Kita menyangka, sinyal terhalang bangunan atau terhalang gunung atau kita berada di tempat yang rendah atau terlalu tinggi, sehingga sinyaltidak bisa tertangkap oleh telepon seluler kita.

Tapi, tahukah Anda bahwa gangguan sinyal tidak hanya disebabkan factor lokal saja, seperti efektivitas dan posisi British Thermal unit (BT), namun, juga karena factor interferensi atau gangguan medan elektromagnetik matahari. Kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena bumi tempat kita berpijak dilindungi sebuah sabuk besar yang terdiri atas lapisan elektron dan proton yang terperangkap. Lapisan pelindung bumi ini, disebut sebagai Sabuk Van Allen. Medan magnet yang menyelubungi ini muncul akibat besarnya kuantitas kepadatan inti bumi.

Sabuk Van Allen berada di lapisan magnetosfer Bumi untuk membedakannya dengan lapisan atmosfer. Partikel pada sabuk radiasi ini berputar sepanjang jalur magnetik Bumi yang membentang di atas garis Khatulistiwa ke Kutub Utara hingga Kutub Selatan lalu kembali lagi ke atas garis Khatulistiwa.

Mengapa Allah SWT menciptakan Sabuk Van Allen? Salah satu fungsinya adalah mencegah radiasi gelombang elektromagnetik kosmis yang berlebihan. Efek radiasi yang terus menerus dipancarkan matahari dan bintang-bintang lainnya ini, akan sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Jika tidak ada Sabuk Van Allen, ledakan hebat dari eneri solar flares yang sering terjadi pada matahari akan menghancurkan semua kehidupan di muka bumi. Padahal, energi yang dipancarkan dalam salah satu ledakannya saja sebandung dengan 100 juta bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. Sebagai informasi, 58 jam setelah ledakan bom atom di Hiroshima pada tahun 1942 lalu, jarum magnetik kompas menunjukkan gerakan yang luar biasa, yaitu 250 km di atas atmosfir Bumi, suhu pun meningkat mencapai angka 2500 derajat celcius bahkan lebih.

Demikianlah, Allah SWT menciptakan sabuk radiasi Van Allen sebagai tameng pelindung yang mencegah radiasi-radiasi berbahaya yang dapat menghancurkan Bumi. Maka, nikmat dari Allah yang manakah yang kita dustakan?
Sumber :

Buku : "Ajaib bin Aneh : Jadi Insan Segala Tahu"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini!  Konfigurasi IP Address Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut : Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 10 name A Switch(vlan)#vlan 20 name B Switch(vlan)#exit Switch#configure terminal Switch(config)#interface fastethernet 0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4 Switch(config-if)#switchport mode a...

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...