Langsung ke konten utama

WOWW!! TERNYATA OBAT KETEK (DEODORAN) TIMBULKAN TSUNAMI

www.deftutorial.com
Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudaratan, maka hanya kepadaNya-lah kamu meminta pertolongan. (QS An-Nahl [16]:53)

Anda pasti tersenyum membaca judul tulisan ini. Andai tidak tersenyum, pasti akan berkata, “Ah, mana mungkin obat ketek (deodoran) mendatangkan tsunami? Yang bener aja!

Memang terlihat aneh menghubungkan obat ketek dengan tsunami. Tapi, yang aneh belum tentu tidak terjadi. Mari kita lihat, hampir semua deodoran termasuk parfum di dalamnya menggunakan zat klorofluorokarbon (CFC: chlorofluoro-carbon). Air Conditioner atau AC, kulkas, harispray, cat, dan sebagainya menggunakan CFC. Pada dasarnya, penggunaan CFC akan menghasilkan dua macam reaksi. Pertama, menghasilkan aerosol, yaitu cairan yang berubah menjadi separuh gas. Inilah yang kemudian dipakai sebagai deodoran atau parfum. Aerosol bisa disemprotkan, sehingga terlihat lebih praktis. Semua orang jadi senang, kerja pun jadi lebih mudah. Aerosol pun bisa menyerap suhu. Artinya, ia bisa mengambil panas dari lingkungan, lalu mengubahnya menjadi dingin, sehingga cocok jika digunakan dalam AC dan kulkas. Inilah yang disebut reaksi penambahan entropi.

Kita lihat dampak kimianya. Penggunaan CFC yang berlebihan bisa mengakibatkan terjadinya penipisan dan kebocoran ozon. Sebab, satu atom klor saja dapat menghancurkan 10.000 molekul ozon. Apalagi kalau jutaan. Padahal jumlah atom klor yang terakumulasidi udara sangat sulit kita hitung, karena saking banyaknya. Kebocoran lapisan ozon mengakibatkan sinar ultraviolet menerobos langsung ke bumi tanpa “disaring” terlebih dahulu. Akibatnya, suhu udara menjadi panas, terlebih jika kebocorannya di daerah kutub.

Mengapa daerah kutub?

Ketika terlepas ke udara, CFC akan mencari daerah yang memiliki gaya gravitasi paling ringan, yaitu daerah kutub. Zat ini akan melayang dan terakumulasi, hingga menggerus lapisan ozon. Dampak selanjutnya, lapisan es di kutub akan melelehakibat terkena paparan radiasi matahari yang sangat kuat. Melelehnya lapisan es, mengakibatkan terjadinya penambahan volume samudra.

Di bawah samudra yang terbentang luas, kerak-kerak bumi bertasbih dengan terus berjalan (bergerak). Mereka mendapat tekanan dari magma yang ada di perut bumi untuk terus berjalan membentuk lempengan-lempengan yang stabil. Dengan adanya peningkatan volume air, otomatis terjadi peningkatan tekanan. Pergerakan lempengan-lempengan bumi pun jadi lebih cepat. Lempeng samudra (oceanic crust) dan lempeng benua (continental crust) akan bertemu dengan kecepatan melebihi normal. Terjadinya daerah patahan (fault zone) pun jadi lebih dahsyat. Akibatnya, terjadilah gempa dahsyat yang menimbulkan efek tsunami yang mengerikan. Di sinilah hubungan antara obat ketekdan tsunami mulai menemukan titik terang.

Terjadinya tsunami bukan efek alam semata, tetapi karena ulah manusia yang melampaui batas. Sesungguhnya, Allah SWT telah mendesain alam ini dengan sangat sempurna. Berjalannya desain ini pun tidak akan membahayakan siapa pun. Sayangnya, kita sendiri yangmerusaknya sehingga nikmat yang Allah sediakan berubah menjadi bencana. Allah SWT berfirman, “Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepadaNya-lah kamu meminta pertolongan” (QS An-Nahl [16]:53).
Sumber:

Buku: "Ajaib bin Aneh : Jadi Insan Segala Tahu"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini!  Konfigurasi IP Address Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut : Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 10 name A Switch(vlan)#vlan 20 name B Switch(vlan)#exit Switch#configure terminal Switch(config)#interface fastethernet 0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4 Switch(config-if)#switchport mode a...

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...