Langsung ke konten utama

Cara membuat Mangekyou Sharingan (Orb Sharingan) di Photoshop

Alhamdulillah, kelar juga tutorial membuat mata mengekyou sharingan tipe ke-3 ini atau yang biasa disebut Orb Sharingan. Tapi bagi teman-teman yang belum membaca Tutorial membuat mangekyou sharingan Tipe-1 dan Tutorial membuat mangekyou sharingan Tipe-2 saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu agar lebih paham langkah demi langkahnya. Ok langsung ke TKP...
Tampilan akhir Orb Sharingan



Buat shape lingkaran berwarna gradiasi merah, dan stroke warna hitam dengan ketebalan 8px.
Buat sebuah shape lingkaran lagi pada sebuah layer baru. Kali ini dengan warna gradiasi merah dan stroke setebal 6px.


Menambahkan lingkaran gradasi merah kecil
Tambahkan sebuah shape lingkaran kecil berwarna gradiasi hitam dengan ketebalan stroke 4px.
Menambahkan lingkaran gradasi hitam
Buat shape elips dan lingkaran baru  berwarna hitam dalam satu layer shape. Pilih shape elips dengan Path Selection tool, lalu miringkan melalui perintah Edit> Transform Path > Skew.
Membuat shape elips dan lingkaran berwarna hitam
Tarik node sebelah kanan shape elips menggunakan Direct Selection tool, sehingga bentuknya seperti bulan sabit.
Kemudian gunakan Path Selection tool untuk menggeser shape lingkaran menuju shape elips sehingga menghasilkan bentuk seperti gambar di bawah ini.

Gunakan perintah merge untuk menggabungkan kedua shape tersebut, yang selanjutnya disebut sebagai shape “koma”.
Masih menggunakan Path Selection tool, buat duplikat shape koma sebanyak 2x. Lalu atur posisi dan putar ketiga shape tersebut satu-persatu dengan perintah free transform.
Menyusun posisi dan rotasi shape koma
Part2: efek refleksi

Sisipkan sebuah shape lingkaran putih yang seukuran dengan lingkaran pertama. Pastikan membuat shape ini pada layer shape baru diantara shape lingakaran pertama dan kedua.
Masih pada layer shape yang sama, tambahkan shape lingkaran kedua yang lebih kecil. Pilih opsi Subtract front Shape sewaktu melakukan langkah ini.
Kurangi Opacity layer shape lingkaran menjadi 20%. Sehingga tampak semi-transparan.
Tambahkan dua buah shape elips dengan Opacity rendah (sekitar25%) di urutan paling atas.
Terakhir, tambahkan tiga buah shape elips warna putih dengan Opacity 100%. Empat langkah terakhir ini berfungsi untuk mensimulasikan refleksi cahaya pada permukaan kaca yang berbentuk bulat. Sehingga tampak hasil akhir seperti gambar di bawah ini.
Download pamflet (file .psd) untuk memudahkan editing: Klik di sini! (Password: www.deftutorial.com)

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini!  Konfigurasi IP Address Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut : Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 10 name A Switch(vlan)#vlan 20 name B Switch(vlan)#exit Switch#configure terminal Switch(config)#interface fastethernet 0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4 Switch(config-if)#switchport mode a...

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...