Langsung ke konten utama

Cara membuat Mangekyou Sharingan di Photoshop

Tampilan desain Mangekyou Sharingan 1

  • Siapkan sebuah dokumen baru. Buatlah 3 macam shape (2 lingkaran hitam, 1 elips merah) menggunakan Ellipse Tool. Pastikan ketiganya dibuat pada 3 layer terpisah.

Catatan: untuk shape elips yang berwarna merah, pilih stroke warna hitam setebal 3px. Pastikan ketiga shape tersebut rata-tengah dengan menggunakan tombol align dari option bar.

  • Gunakan Convert Point tool pada node yang berada di atas dan bawah, sehingga bentuk shape berubah menjadi runcing. Shape ini selanjutnya disebut sebagai shape “rudal”.
  • Gandakan layer shape rudal dengan menekan Ctrl+J. Panggil perintah transform, lalu putar shape rudal hasil duplikat dengan nilai angle: 450.
  • Ulangi langkah di atas sebanyak 2x, sehingga kini terdapat empat buah shape rudal.
  • Supaya garis stroke berpotongan, ubah blend mode keempat layer shape rudal menjadi Multiply. Namun sembunyikan dulu layer lingkaran hitam dibawahnya.
  • Sekarang bila kita tampilkan kembali layer ligkaran hitam, kombinasi shape rudal tidak akan terlihat. Hal ini dikarenakan blend mode Multiply yang digunakan oleh shape rudal.
  • Solusinya adalah dengan melakukan masking pada lingkaran hitam. Langkah pertama adalah membuat seleksi berbentuk kombinasi shape rudal.
  • Caranya, tahan [CTRL] [SHIFT] lalu [KLIK] pada keempat thumbnail layer shape rudal berurutan.
    lalu
  • Sehingga tampak hasil seleksi seperti gambar di bawah ini.
  • Kecilkan ukuran area seleksi melalui menu Select>Modify>Contract, dengan nilai Contract By: 3px. Klik Ok.

  • Pastikan layer lingkaran hitam aktif, lalu klik tombol Add Layer Mask untuk mengubah seleksi menjadi layer mask. Balik warna layer mask dengan menekan [CTRL] [I].
  • Sehingga tampak hasil akhir seperti di bawah ini.
Selamat mencoba...!
Download pamflet (file .psd): Klik di sini!
Baca juga Cara Membuat Mangekyou Sharingan #2 di Photoshop

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini!  Konfigurasi IP Address Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut : Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 10 name A Switch(vlan)#vlan 20 name B Switch(vlan)#exit Switch#configure terminal Switch(config)#interface fastethernet 0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4 Switch(config-if)#switchport mode a...

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...