Langsung ke konten utama

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

  • Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini! 
  • Konfigurasi IP Address
  • Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration)
  • Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration)
  • Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration)
  • Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration)
  • Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :
    Switch>enable
    Switch#vlan database
    Switch(vlan)#vlan 10 name A
    Switch(vlan)#vlan 20 name B
    Switch(vlan)#exit
    Switch#configure terminal
    Switch(config)#interface fastethernet 0/2
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#switchport access vlan 10
    Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#switchport access vlan 10
    Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#switchport access vlan 20
    Switch(config-if)#interface fastethernet 0/5
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#switchport access vlan 20
    Switch(config-if)#end
    Switch#configure terminal
    Switch(config)#interface fastethernet 0/1
    Switch(config-if)#switchport mode trunk
    Switch(config-if)#end
  • Konfigurasi pada Router. Klik router, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :
    Router>enable
    Router#configure t
    Router(config)#interface fastethernet 0/0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#interface fastethernet 0/0.1
    Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 1
    Router(config-subif)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
    Router(config-subif)#interface fastethernet 0/0.2
    Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
    Router(config-subif)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
    Router(config-subif)#interface fastethernet 0/0.3
    Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
    Router(config-subif)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
    Router(config-subif)#end
  • Ping dari PC0 ke PC1 (sesama VLAN)
  • Ping dari PC1 ke PC2 (berbeda VLAN)
  • Selesai...

Komentar

  1. kenapa aku ga bisa pakai comment dotq1.1

    BalasHapus
  2. AKU MAU TEST YANG ANDA BUAT.....

    BalasHapus
  3. ini penipuan.....
    jaringan nya tidak dapat ditemukan .......
    dan tidak replay sama sekali....

    BalasHapus
  4. makasih yah..
    kemarin saya pakek cara ini waktu ujian hand on skill..
    100% kok

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Trims..
    Tutorialnya simple.. gampang dimengerti, setelah dicoba berhasil 100%.

    BalasHapus
  7. Kalau switchnya dua nyettingnya gmn posting juga dong . biar saya tahu . kalau bisa posting lebih banyak lagi.

    BalasHapus
  8. klo switch nya 2 settingan tetap sama yg di tambah model trunk switch 1 ke switch 2nya

    BalasHapus
  9. Router(config-if)#interface fastethernet 0/0.1
    itu apa gan?

    BalasHapus
  10. info yang bagus.semoga memberi motivasi pembaca supaya sukses di kemudian hari

    kiat jitu berlatih kepemimpinan

    BalasHapus
  11. Bagaimana cara setting VLAN jika pakai server DHCP yg di connec ke sw dan sw ke PC

    BalasHapus
  12. kalo pake 2 isp satu router gimana mas misalnya SDI sama TELKOM
    vlan 101 (ISP 01 - SDI)
    vlan 102 (ISP 02 - Telkom)
    vlan 200 (Server Farm - DMZ)
    vlan 201 (Local Network)
    vlan 202 (Network Tamu)

    itu gimana yaa mass

    BalasHapus
  13. ni gan kunjungi blog ane lumayan tentang vlan http://jaringanxtkj2.blogspot.co.id/

    BalasHapus
  14. Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 1
    Router(config-subif)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0

    ini command buat ip apanya gan ?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...