Langsung ke konten utama

Tutorial Desain T-Shirt / Kaos dengan Adobe Photoshop

Pada tutorial kali ini saya akan mengajak Anda untuk menampilkan visualisasi desain pada kaos tshirt secara alami. Desain mempertahankan kerut kain dan tidak pada kain yang rata / flat. Teknik ini biasa dipakai para desainer kaos, pemilik bisnis clothing, dll. Tutorial ini bisa dipraktekkan mulai Photoshop versi 5. Ok langsung ke TKP...












  • Siapkan gambar kaos kosong. Klik menu File > Open: T-shirt polos.jpg (filenya silakan didownload pada link di akhir artikel ini!)
  • Agar background putih menjadi transparan, aktifkan Magic Eraser Tool (E) lalu klik warna putih pada background kaos.
  • Copy Layer 0, caranya drag Layer tersebut ke icon Create New Layer.
  • Agar mudah dikenali, ubah nama Layer 0 copy menjadi Kerut Gelap.
  • Di Layer Kerut Gelap, atur agar daerah kerut menjadi lebih gelap. Klik menu Image > Adjustment > Levels (Ctrl + L) sebagai berikut.
  • Layer 0 gunanya untuk warna dasar kaos. Agar saat pemberian warna tidak berpengaruh / luber ke bidang transparan, klik icon Lock Transparent Layer.
  • Agar kaos di Layer Kerut Gelap menjadi transparan dan terlihat bagian gelapnya saja, atur Blending Mode = Multiply.
  • Kita akan ubah warna kaos. Aktifkan dulu Layer 0. Di panel Swatches pilih warna misal Biru. Tekan Alt + Delete maka kaos akan menjadi biru. Silakan bereksperimen dengan warna lain.
  • Kini kita akan memasukkan gambar desain pada kaos. Untuk itu buka file dengan menu File > Place, pilih deftutorial.jpeg (Anda bisa menggantinya sesuai dengan gambar yang diinginkan). Kemudian sesuaikan ukuran dan posisinya. 
  • Pastikan Layer deftutorial berada di bawah Layer Kerut Gelap. Ada baiknya Layer Kerut Gelap dikunci gembok agar tidak terganggu.
     
  • Tekan Enter jika sudah. Akhirnya, kaos terlihat alami.
  • Selamat mencoba dan berkreasi...!
  • Download file (.PSD) : Klik disini...! (Password: www.deftutorial.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VLAN menggunakan Switch dan Router pada Packet Tracer

Masuk ke aplikasi Paket Tracer. Ikuti langkah-langkah berikut ini!  Konfigurasi IP Address Konfigurasi IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC1 (klik PC1>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC2(klik PC2>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi IP Address pada PC3 (klik PC3>Desktop>IP Configuration) Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut : Switch>enable Switch#vlan database Switch(vlan)#vlan 10 name A Switch(vlan)#vlan 20 name B Switch(vlan)#exit Switch#configure terminal Switch(config)#interface fastethernet 0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/3 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#interface fastethernet 0/4 Switch(config-if)#switchport mode a...

COMPACT DISK SEMESTA

Jika kita mampu membuat compact disk atau hard disk sebagai media penyimpanan data, tentunya alam semesta pun memiliki mekanisme serta kapasitas yang sama. Beberapa waktu lalu, Dr. Masaru Emoto sempat “menggegerkan” dunia lewat penemuannya. Bersama Kazuya Ishibashi, pria asal Jepang ini berhasil mengidentifikasi kemampuan air yang dapat merespons serta merekam informasi dari sekitarnya, termasuk informasi yang disampaikan manusia. Air akan tampak “bahagia” jika diinformasikan hal-hal positif, sehingga struktur air pun akan membentuk Kristal-kristal air yang sangat indah. Tapi, air akan tampak “sedih” jika diinformasikan hal-hal negative, seperti cacian, kata-kata kasar, music heavy metal, dsb. Struktur air pun akan menjadi rusak dan tidak beraturan. Simpulannya, air memiliki kecerdasan. Pertanyaanya, jika air mampu merespons serta merekam informasi, bagaimana dengan unsur-unsur lain di alam? Apakah mereka pun memiliki kecerdasan untuk melakukan hal serupa. Jawabannya, ya! Tidak...

DUNIA KASAT MATA

Kita melihat sebuah kenyataan bahwa keberadaan Allah SWT yang absolut bisa dibuktikan dengan dua neutron yang ditabrakan sehingga bisa memasuki dimensi yang tidak bisa terlihat. Sampai tahun 1900-an, manusia masih beranggapan bahwa atom adalah materi terkecil yang ada di alam semesta ini. Atom dianggap tunggal dan tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Wajar, jika atom dianggap sebagai materi terkecil, sebab ukurannya demikian kecil, yaitu sekitar 10 pangkat minus 10 atau 0,00000000001 meter. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman ini berubah drastis. Diketahui bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, berupa inti atom (nucleus) yang diputari oleh “planet-planet” bernama elektron. Inti atom berukuran sekitar 10 pangkat minus 14 atau 0,00000000000001 meter. Hal yang menarik, tata kerja partikel-partikel ini mirip dengan sistem tata surya kita. Mahasuci Allah, ternyata inti atom pun tidak dapat berdiri se...